Apa sih Suntik Tetanus Toksoid Itu?

22 05 2010

Mas-mas dan mbak-mbak sekalian.. sedikit info dari kami nih..setelah pengalaman tadi siang..hmmm.. untuk yg mau menghadapi pernikahan gt.. yah untuk sedikit gambaran aja, prosesnya sedikit beribet dan makan waktu..😛

But.. semua halangan pasti ada jalan keluarnya..geto kata orang sich…

aku mau cerita ini nihhh…

Di masa kini, pasangan yang hendak menikah sudah mulai akrab dengan premarital test atau tes kesehatan pranikah. Salah satu yang harus dipenuhi dan merupakan aturan wajib dari pemerintah adalah vaksin tetanus toksoid (TT).

Menikah perlu banyak persiapan. Yang terutama tentu kondisi kesehatan. Salah satu persiapan fisik bagi kaum perempuan yang berkaitan dengan administrasi adalah surat keterangan bebas tetanus toksoid (TT).

Surat sakti ini diperlukan untuk melengkapi berkas di Kantor Urusan Agama (KUA). Surat yang dikeluarkan oleh pihak berwenang dalam medis ini sudah menjadi aturan resmi pemerintah sejak tahun 1986. “Ini adalah program jangka panjang yang ditetapkan pemerintah untuk memberantas tetanus,” kata Dr. Siti Salima, Sp.OG, ahli kandungan dari RS Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

Meskipun suntikan IT pernah didapat di masa kecil, perempuan yang hendak menikah wajib mendapat vaksinasi TT lagi. Vaksin TT dianggap penting karena tetanus pernah jadi momok yang berakibat kematian bayi di Indonesia.

Di tahun 1980-an, tetanus menduduki peringkat teratas sebagai penyebab kematian bayi berusia di bawah satu bulan. Meskipun kini kasus serupa itu sudah menurun, ancamannya masih ada, sehingga perlu diwaspadai.

Dijelaskan Dr. Siti, tetanus yang menyerang bayi baru lahir, istilahnya tetanus neonatorum, disebabkan basil Clostridium tetani. Penyakit ini menular dan menimbulkan risiko kematian sangat tinggi, nyaris mencapai 100 persen!

“Vaksinasi tetanus pada perempuan yang hendak menikah akan meningkatkan kekebalan tubuh dari infeksi tetanus. Kekebalan tubuh itu akan ‘diwariskan’ kepada bayinya ketika proses persalinan. Jadi bayi yang baru lahir aman dari infeksi tetanus,” paparnya.

Alat kebidanan tidak steril
Di negara berkembang seperti Indonesia, kasus tetanus pada bayi baru lahir masih sering ditemui. Menurut WHO, angka kematian akibat tetanus di negara berkembang 135 kali lebih besar daripada di negara maju. Dari jumlah itu, kasus tetanus pada bayi baru lahir angkanya sangat bermakna.

Kondisi ini dikarenakan tetanus terkait erat dengan masalah sanitasi dan kebersihan selama proses kelahiran. “Bisa jadi karena penggunaan alat kebidanan yang tidak steril, misal guntingnya kotor. Masih banyak proses kelahiran di Indonesia dilakukan oleh tenaga tidak terlatih dengan baik secara medis,” ucap DR. Dr.Dwiana Ocvianty, Sp.OG(K), dari FKUI.

Infeksi tetanus tak hanya membahayakan nyawa bayi, tapi juga ibu. Karena itu, program vaksinasi TT ini terutama ditujukan bagi wanita di daerah pedesaan dan terpencil. “Sayangnya, belum semua perempuan mendapat vaksin TT sebelum menikah karena banyak pasangan yang menikah siri alias menikah secara agama saja. Jadi tidak tersaring oleh KUA,” tuturnya.

Enam bulan sebelum menikah
Sebenarnya target pemberian vaksin TT ini bukan hanya wanita yang akan menikah, tapi juga wanita usia subur. Waktu yang tepat untuk mendapatkan vaksin TT sekitar dua hingga enam bulan sebelum pernikahan. “Ini diperlukan agar tubuh memiliki waktu untuk
membentuk antibodi,” sebut Dr. Dwiana.

Sejak tahun 1989 WHO sudah menargetkan untuk membasmi tetanus di 161 negara berkembang. Hingga 1999, sudah 104 negara yang mencapai keberhasilan tersebut, meski infeksi tetanus masih jadi masalah di 57 negara berkembang lainnya. Dr. Dwiana menyarankan agar calon pengantin perempuan segera mendapatkan vaksinasi tetanus. “Tidak ada ruginya, kok. Lagipula, harganya tidak mahal,” ucapnya.

Bagaimana dengan calon pengantin pria? Vaksin TT bisa diberikan pada pria dewasa untuk melindungi si pria dari bahaya tetanus, tak ada kaitannya dengan pencegahan infeksi tetanus pada bayi.
(dari kompas.com)

tak kasih bonus foto😛

monggo… mas-mas.. mbak-mbak… 2012 bentar lagi looo…


Actions

Information

6 responses

22 05 2010
ibudie

Mantapb Gan …. Lanjut Terus Nulisnya ,,,,:)

23 05 2010
yonniandrianto

wokey tok no!

23 05 2010
lalasibarbie

keren mas…. ^^

16 06 2010
athien

emang sih,ini jadi program pemerintah. tapi ada hasil penelitian yang berbeda, yg mengatakan bahwa tingginya titer antibodi terhadap tetanus tidak berbanding lurus dg tingkat keamanan terhadap tetanus. jd tuk cegah terjangkit dari tetanus adalah dg pemakaian alat yg steril, bukan dg imunisasi. coba deh baca sendiri. searcing :
TETANUS TOXOID VACCINATION
An overview by Kris Gaublomme, MD

16 06 2010
athien

imunisasi pd anak dan TT calon pengantin emang program pemerintah. tp kehalalan vaksinnya masih perlu dipertanyakan. lgpl ada penelitian yg menyatakan bahwa imunisasi TT adalah “useless”, dan tuk cegah tetanus ya dg pake peralatan medis yang steril. coba deh baca sendiri, searching: TETANUS TOXOID VACCINATION
An overview by Kris Gaublomme, MD

19 06 2010
yonniandrianto

ya gimana lagi mbak🙂.. untuk mendapat surat nikah kita harus punya surat yg menyatakan pasangan kita udah ngejalanin suntik tersebut🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: