Cara Menghilangkan Rasa Ngantuk

17 05 2010

well..hari ini ada ide nulis blog lagi :) sesuai judulnya “Cara Menghilangkan Rasa Ngantuk”..Sepele tapi penting teman..

Hmm, pertanyaan awal pasti, apa sih penyebab ngantuk/kantuk?

Ngantuk, kantuk ataupun mengantuk merupakan istilah yang hampir sama dan merupakan hal paling menyebalkan jika datang pada saat banyak pekerjaan ataupun sedang berhadapan dengan sesuatu yang memerlukan konsentrasi. Tapi ngantuk bisa jadi berkah kalau datang pada saat bad mood dengan mata kuliah atau pada saat yang memang dibutuhkan, mungkin karena kelelahan akibat bergadang atau tertidur disaat kelelahan yang berlebih.

Ngantuk dialami oleh semua orang mulai anak bayi, anak-anak, remaja sampai dengan yang dewasa. Kalau sudah mengantuk, paling enak dilanjutkan dengan tidur. Hanya saja, tidak semua orang mudah mengantuk tapi ada sebagian orang lainnya menjadi kelompok orang yang sulit untuk tertidur walaupun mengantuk.

Para ilmuwan dari Universitas Utah, Salt Lake City (Amerika) mengatakan, yang menentukan seseorang mudah mengantuk ataupun tidak, ditentukan oleh faktor genetika. Sebuah gen khusus yang disebut H-Perz, diduga punya pengaruh berkaitan dengan pengendalian pola tidur. Selain itu, kebutuhan masing-masing orang akan tidur yang berbeda-beda, dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain : faktor bawaan, faktor banyak tidaknya aktivitas sehari-hari, minat, karakter dan sebagainya. (disadur dari http://yienda80.multiply.com)

nahh.. kalo ini dibiarkan, apa sih yg terjadi?(dalam pekerjaan yah tentunya):

Sebuah survey di Jepang menyebutkan, kerugian ngantuk, setiap tahun mencapai 30 miliar dollar AS atau sekitar Rp. 282 triliun. “Karoshi” atau “Mati Kerja” adalah ungkapan yang sering terdengar dinegara Jepang, dimana masyarakat Jepang dikenal sebagai manusia “workholic”, bekerja lebih dari 8 jam per hari yang di latarbelakangi oleh banyaknya tugas dan budaya malu untuk meninggalkan pekerjaan pada saat kolega lain bekerja, bahkan di Jepang terbiasa melihat para eksekutif berdasi tertidur pada saat berdiri dikereta api komuter yang sangat padat. Makoto Uchiyama, guru besar dan Kepala Jurusan Neuropsikiatri di Fakultas Kedokteran Universitas Nihon, mengadakan penelitian dan survey yang bertujuan untuk membangkitkan kesadaran akan hal ini, karena tidak semua orang yang mengantuk dikantor adalah pemalas dan ternyata bekerja terlalu keras tidak menjadi lebih produktif.

PENYELESAIAN NYA????:

1. Tariklah napas dalam dan pelan melalui hidung, kemudian lepaskan napas pelan melalui mulut. Lakukan pernapasan ini 3 kali. Kemudian …

2. Menarik napas dalam dan pelan lewat mulut, kemudian lepaskan napas pelan lewat hidung. Lakukan pernapasan ini 3 kali. Kemudian …

3. Menarik napas lewat hidung secara dalam dan pelan, kemudian lepaskan napas lewat hidung pelan. Lakukan pernapasan ini 3 kali.

Ketiga tips diatas adalah tips ‘langsung’ yang kita lakukan ketika tiba – tiba kita diserang kantuk. Namun umumnya ‘penyakit’ ngantuk dan malas ini umumnya sudah menjadi penyakit kambuhan, yang selalu ‘menyerang’ dalam kegiatan kita sehari – hari. Di bawah ini dituliskan tips – tips yang perlu anda ‘lakukan’ agar ‘penyakit’ kambuhan ini dalam hilang secara berangsur – angsur dan efektifitas anda baik dalam bekerja ataupun belajar sehari – hari dapat bertambah.

Tips – tips itu adalah :

1. Atur pola makan.

Syaraf otak (neuron) dalam menjalankan tugas rutinnya sangat membutuhkan energi yang sumbernya dari makanan yang kita konsumsi. Jenis dan kualitas makanan yang kita konsumsi berpengaruh terhadap kinerja otak (pikiran). Maka aturlah pola makan dengan makanan yang mudah dicerna sehingga suplay energi tidak telat. Bila kita mengkonsumsi makanan yang berat, terlalu berserat yang sulit dicerna, energi habis untuk mencerna bahan makanan, suplay energi ke syaraf bekurang sehingga kantuk datang menyerang (contohnya makan kangkung).

2. Asosiasikan/bayangkan apa yang diharapkan dari kegiatan bekerja atau belajar itu.

Misalkan : pendapatan (uang) yang tinggi atau skor yang tinggi misalnya. Tidak cukup hanya membayangkan, tapi harus diikuti oleh keinginan yang kuat untuk mendapatkannya. Tanpa keinginan yang kuat, emosi yang “membara” untuk memperolehnya, maka akan mudah terserang rasa kantuk. Sebab, salah satu hukum pikiran mengatakan bahwa “pikiran akan memberi apa yang diinginkan pemiliknya”. Bila pemiliknya meminta setengah hati, pikiran akan memberikan setengah hati pula. Artinya, pada saat kantuk dating dan karenan niatnya setengah hati, maka pikiran lantas welcome to kantuk!

3. Programlah pikiran bawah sadar Anda dengan cara self talk (bicara pada diri sendiri, membatin terus).

Salah satu cara untuk membuat program dalam pikiran bawah sadar adalah dengan cara self talk secara persisten. Self talk yang harus dilakukan adalah “Saya tidak akan tidur waktu bekerja” atau “Saya selalu terjaga dalam belajar!”. Lakukan sesering mungkin dan seintens mungkin hingga benar-benar menjadi bagian dalam pikiran bawah sadar. Bagian inilah nanti yang akan mengingatkan dengan keras saat Anda mulai terkantuk-kantuk. Bagian ini yang nanti akan “protes” bila Anda mulai berpihak pada rasa kantuk.

4. Aturlah posisi duduk siap untuk bekerja atau belajar.

Jangan sambil duduk bersandar/kepala disandarkan. Jangan pula sambil tiduran. Posisi duduk berpengaruh terhadap datangnya rasa kantuk. Kenapa posisi duduk berpengaruh terhadap datangnya kantuk? Posisi atu gerak tubuh mempengaruhi kondisi pikiran. Bila Anda duduk bersandar, kondisi pikiran terbawa bada kondisi rileks, atau kondisi siap untuk ngantuk/tidur.

5. Patahkan pola kantuk Anda.

Kantuk itu ada polanya. Meskipun pada saat kantuk datang pikiran bawah sadar segera mengingatkan untuk selalu terjaga, namun bila tidak ada keberanian dari Anda untuk mematahkan pola kantuk, maka rasa kantuklah yang menang. Bablas tidur…!

Salah satu caranya adalah begini. Begitu rasa kantuk datang, sudah mulai menguap, jangan lanjutkan dengan duduk bersandar. Cari aktifitas jeda, aktifitas pemutus agar kantuk terusir. Caranya macam-macam: bisa berdiri dan lakukan gerakan-gerakan ringan, seperti jalan-jalan sebentar, bikin kopi, atau jalan-jalan kecil di ruangan sekedar manyapa teman dan refresing. Hasilnya, tidak akan ngantuk lagi.

6. Yang juga cukup penting adalah : Tehnik mematahkan pola (pikir dan kebiasaan).

Sebab, hampir semua inovasi, penemuan baru, dan hal-hal yang berkaitan dengan kreativitas, diawali dengan keberanian “mematahkan” pola lama, dan mengantinya dengan pola baru. Adalah tidak mungkin ingin mendapatkan sesuatu yang baru, tetapi masih dengan cara (pola) pikir lama. Demikian halnya dengan pola kantuk yang pada akhirnya (hasilnya) tidur, maka sebelum kebablasan tidur, maka polanya harus diputus. (disadur dari http://bthebest.wordpress.com )

nahhh… semoga tulisan diatas bermanfaat ya???huahmmm..ngantukkk ni.. mo tidur dulu ya??? :P


Actions

Information

3 responses

17 05 2010
Del Prio

mantaf…
minum kopi + susu dulu boz, abis itu bubug :D

18 05 2010
yonniandrianto

hmm 1 ide lagi.. hahahaha

7 10 2010
Andikajaya

Biar diapain gue tetap sj langganan ngantuk. Hidup ngantuk, ayo tiduuuurr. Yes!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: